Saturday, August 31, 2013

Jakarta Kuliah

Bagi warga Jakarta yang masih bimbang untuk meneruskan studinya ke jenjang perguruan tinggi karena masalah biaya atau karena masalah-masalah yang meragukan. Seperti, akankah ada perubahan jika memperoleh gelar sarjana nanti, atau malah anda pada saat ini sedang membutuhkan gelar sarjana, karena merupakan salah satu persyaratan di tempat anda bekerja.

Kampus Pertiwi menawarkan solusi kuiah dengan biaya yang sangat terjangkau dan dapat diangsur bagi warga Jakarta dan sekitarnya. Jadi bagi anda yang masih bimbang, lebih baik ambil keputusan sekarang untuk berkuliah sebelum anda menyesal kemudian, karena terbentur dengan syarat kenaikan pangkat atau syarat tertentu di instansi tempat anda bekerja pada saat ini.

Kampus Pertiwi menawarkan program perkuliahan fleksibel, terutama bagi para karyawan yang masih memiliki semangat untuk memperoleh gelar Strata Satu (S1). Dengan dukungan dosen-dosen berkualitas dan fasilitas yang memadai. Kampus pertiwi yang terdiri dari Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) dan Akademi Pariwisata (AKPAR) dapat menjadi solusi dalam jenjang pendidikan anda untuk memperoleh gelar Sarjana.

Mari kita jadikan kota Jakarta menjadi salah satu kota pendidikan juga, tak sekedar sebagai kota tempat kita mencari nafkah saja. Pendidikan yang lebih tinggi dan lebih baik, dapat mengubah pola pikir kita untuk merencanakan kehidupan yang lebih baik. 

"Kampus Pertiwi" Kampus Kualitas Tinggi Dengan Harga Terjangkau

Saya sempat kaget melihat cerita wendri, salah seorang mahasiswa Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi yang baru lulus tahun kemarin, Ia mengambil program D3 Perhotelan. Yang membuat saya kaget adalah ceritanya mengenai kegitan on the job training-nya di malaysia. Saya lupa nama hotelnya, namun selama kegiatan magang yang kurang lebih selama 6 bulan tersebut Ia dapat mengumpulkan uang sejumlah Rp. 26 Juta.

Saya tidak menyangka jika Akademi Pariwisata Pertiwi memiliki kerja sama atau affiliasi dengan beberapa hotel bintang lima dan berkelas Internasional baik di dalam maupun di luar negri. Dengan biaya yang terjangkau, bahkan dapat diangsur ternyata kita dapat memperoleh pendidikan profesional yang sudah teruji keterampilannya di berbagai industri perhotelan.

Namun, saya belum cukup hanya dengan satu pilihan program pendidikan saja, masih ada STIE, dan STBA Pertiwi yang harus saya uji. Jika memang hasilnya nanti bagus juga, barulah saya akan mengatakan bahwa "Kampus Pertiwi" Memang Kampus Kualitas Tinggi Dengan Harga Terjangkau.

Friday, August 30, 2013

Kelas Karyawan Akademi Pariwisata di Jakarta

Akademi Pariwisata Pertiwi Jakarta yang berlokasi di Jl. Dewi Sartika kav 2-3, dekat dengan Pusat Grosir Cililitan membuka kelas karyawan untuk D1 maupun D3 Perhotelan, Pariwisata dan Kapal Pesiar.

Menurut Bapak Mardjoko, Direktur utama akademi pariwisata pertiwi. Pembukaan kelas karywan ini dikarenakan membludaknya permintaan kelas karyawan dari masyarakat luas. Banyak sekali pegawai hotel maupun masyarakat umum yang ingin melanjutkan study mereka dengan mengambil program keterampilan dari akademi pariwisata pertiwi.

Untuk perkuliahan kelas karyawan di akademi pariwisata pertiwi pada saat ini, dilakukan hanya 3 hari dalam seminggu. perkuliahan ini dilaksanakan selain di hari kamis. jum'at, sabtu. dan minggu. AKPAR pertiwi mempertimbangkan hal tersebut karena melihat banyak karyawan hotel yang ikut dalam kelas ini, sedangkan waktu sibuk di perhotelan biasaya berada pada waktu selain hari senin, selasa dan\ rabu. 

Wednesday, August 28, 2013

Video Amien Rais di Kampus Pertiwi Cililitan

Siaran langsung radio talk show dengan pembicara bapak Amien Rais, tentang peran pemilih pemula pada pemilu 2014. Kegiatan ini berlangsung di Kampus Pertiwi Cililitan.

Tuesday, August 27, 2013

AKPAR Pertiwi: Akademi Pariwisata Murah Yang Berkualitas

Siapa yang mengelak bahwa industri pariwisata di indonesia pada saat ini cukup berkembang pesat? Hanya regulasi dan kondisi keamanan yang tidak stabil saja, yang memungkinkan terjadinya perubahan perkembangan industri pariwisata di dunia manapun.

Kondisi ekonomi Indonesia yang cukup stabil, kondisi keamanan yang terus diperbaiki, regulasi pemerintah yang bersahabat kepada turis-turis asing, membuat industri pariwisata di Indonesia makin berkembang, walaupun hanya pada lokasi wisata tertentu saja. Karena memang, untuk mengembangkan daerah agar menonjolkan keunggulan pariwisatanya, dibutuhkan kemauan dari penguasa otonomi daerah setempat plus kumpulan beberapa orang kreatif yang dapat menyulap sebuah daerah menjadi tempat kunjungan wisata yang menarik.

Kebutuhan akan pengelola dunia pariwisata di Indonesia sangatlah besar, Kementrian pariwisata dan ekonomi kreatif sangat mengakui hal tersebut. Sunggu sumber daya manusia dalam bidang ini amat sangat dibutuhkan, namun pada kenyataannya sangat sedikit institusi atau lembaga pendidikan yang membuka program untuk pendidikan dunia pariwisata, kalaupun ada pasti dengan harga yang melambung tinggi, yang sulit terjangkau.

Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi memberikan solusi jitu dan kongkrit dalam mengatasi hal tersebut. Dengan keprofesionalitasan di bidang pariwisata dan telah meluluskan banyak lulusan tenaga ahli di bidang pariwisata yang menempati posisi-posisi strategis di industri pariwisata dan perhotelan di Indonesia.

Bagi yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut, silahkan mengunjungi website resmi Akademi Pariwisata Pertiwi yang beralamatkan di http://www.akpar-pertiwi.com

Pendaftaran Kuliah Kelas Karyawan STIE Pertiwi Bekasi September 2013

Bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan diri untuk perkuliahan kelas karyawan maupun kelas reguler di wilayah Bekasi, terutama untuk kampus STIE Pertiwi Bekasi. Diharapkan segera datang ke kampus STIE Pertiwi Bekasi yang beralamatkan di Jl. Ir. H Juanda 133 Bekasi. Selama Pendaftaran Kuliah Kelas Karyawan STIE Pertiwi Bekasi untuk bulan September 2013 masih terus terbuka. Namun, pendaftaran akan di tutup jika kuota mahasiswa baru sudah terpenuhi.

Oleh karena itu, bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan diri sebagai mahasiswa baru kelas karyawan maupun reguler. Diharapkan segera melakukan pendaftaran di lokasi kampus Bekasi, untuk pertanyaan dapat melalui layanan telp. (021) 8802649.

Segera lakukan pendaftaran, jangan buang waktu anda!, Jika sudah ada niat dan keinginan untuk melanjutkan studi, sekaranglah saatnya, jangan berharap keadaan akan sama saja, jika kita menunda hingga tahun depan. Masalah disetiap lini, baik keuangan pribadi, peraturan pemerintah, kondisi politik dan ekonomi akan mengalami perubahan pada tahun berikutnya, karena sebagaimana kita ketahui pada tahun depan akan ada pemilihan presiden Indonesia periode 2014-2019.

Lakukan Pendaftaran Sekarang, Beberapa Tahun Kedepan Gelar Sarjana Sudah Pasti di Tangan. Jaminan Mutu dari Kampus Pertiwi STIE Bekasi "kuliah kelas karyawan dengan harga terjangkau"

Formulir Pendaftaran Online, dapat diakses melalui:
http://pendaftaran.pertiwi.ac.id

Pendaftaran Kuliah Kelas Karyawan STBA Pertiwi Bekasi September 2013

Bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan diri untuk perkuliahan kelas karyawan maupun kelas reguler di wilayah Bekasi, terutama untuk Program Bahasa Asing STBA Pertiwi Bekasi. Diharapkan segera datang ke kampus STIE Pertiwi Bekasi yang beralamatkan di Jl. Ir. H Juanda 133 Bekasi. Selama Pendaftaran Kuliah Kelas Karyawan STBA Pertiwi Bekasi untuk bulan September 2013 masih terus terbuka. Namun, pendaftaran akan di tutup jika kuota mahasiswa baru sudah terpenuhi.

Oleh karena itu, bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan diri sebagai mahasiswa baru kelas karyawan maupun reguler. Diharapkan segera melakukan pendaftaran di lokasi kampus Bekasi, untuk pertanyaan dapat melalui layanan telp. (021) 8802649.

Segera lakukan pendaftaran, jangan buang waktu anda!, Jika sudah ada niat dan keinginan untuk melanjutkan studi, sekaranglah saatnya, jangan berharap keadaan akan sama saja, jika kita menunda hingga tahun depan. Masalah disetiap lini, baik keuangan pribadi, peraturan pemerintah, kondisi politik dan ekonomi akan mengalami perubahan pada tahun berikutnya, karena sebagaimana kita ketahui pada tahun depan akan ada pemilihan presiden Indonesia periode 2014-2019.

Lakukan Pendaftaran Sekarang, Beberapa Tahun Kedepan Gelar Sarjana Sudah Pasti di Tangan. Jaminan Mutu dari Kampus Pertiwi STBA Bekasi "kuliah kelas karyawan dengan harga terjangkau"

Formulir Pendaftaran Online, dapat diakses melalui:
http://pendaftaran.pertiwi.ac.id

Sunday, August 25, 2013

Kuliah Cepat di Bekasi 2013

Kampus Pertiwi Bekasi, menawarkan program pendidikan perguruan tinggi yang akan menjadi solusi anda dalam memperoleh gelar Strata satu atau sarjana (S1). Dengan pilihan jurusan Akuntansi dan Manajemen di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE), Bahsa Inggris di Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Asing (STBA), Ilmu Perhotelan, Pariwisata, dan kapal Pesiar di Akademi Pariwisata (AKPAR).

Berlokasi di Jl. Ir. H. Djuanda No. 133 Bekasi, Kampus Pertiwi memberikan jaminan kepada seluruh mahasiswanya agar selalu lulus tepat pada waktunya. Jadi, bagi anda yang pada saat ini sengan mencari kuliah cepat di bekasi tahun 2013, baik untuk program reguler maupun kelas karyawan. Kampus Pertiwi Bekasi dapat menjadi solusi bagi anda untuk mempercayakan masa depan pendidikan anda.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan datang langsung ke kampus pertiwi bekasi, yang beralamatkan di : Jl. Ir. H. Djuanda No. 133 Bekasi Tlp. 021-8802649.

Website Resmi:
http://www.stie-pertiwi.ac.id
http://www.stba-pertiwi.ac.id
http://www.akpar-pertiwi.ac.id

Saturday, August 24, 2013

Kongres Bahasa Indonesia ke-10

Dengan tema "Penguatan Bahasa Indonesia di Dunia Internasional" Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, akan menyelenggarakan Kongres Bahasa Indonesia X pada hari Senin—Kamis, 28—31 Oktober 2013, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.

Informasi mengenai Kongres Bahasa Indonesia X, dapat dilihat dalam tautan di bawah ini.

Formulir dapat dikirimkan melalui posel kongresbi@kemdikbud.go.id

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, merupakan instansi pemerintah yang ditugaskan untuk menangani masalah kebahasaan dan kesastraan di Indonesia. Sebagai badan yang telah lama menangani masalah kebahasaan dan kesastraan, Badan Bahasa mempunyai sejarah panjang. Berikut ini dikemukakan sejarah perkembangan Badan Bahasa.

Tahun 1930
Usaha penelitian dalam bidang bahasa dan budaya telah dilakukan oleh para sarjana Belanda, baik pemerintah maupun swasta.  Pada tahun 1930-an pemerintah kolonial Belanda sudah mulai mengadakan penelitian tentang kebudayaan yang ada di Indonesia. Penelitian itu disalurkan melalui Lembaga Pendidikan Universiter, Kantoor voor Inlandsche Zaken, en Oudheidkundige Dienst. Sementara itu, usaha swasta sejak tahun 1930 diwakili oleh Yayasan Matthes, yang pada tahun 1955 namanya berubah menjadi Yayasan Sulawesi Selatan Tenggara yang berkedudukan di Makassar (Ujung Pandang).

Yayasan itu bertujuan mengadakan penelitian bahasa dan kebudayaan daerah Makassar. Selain Yayasan Matthes, ada yayasan yang mempunyai tujuan yang sama, yaitu Yayasan Kirtya Liefrinck van der Tuuk yang berkedudukan di Singaraja, Bali, di bawah pimpinan Dr. R. Goris. Ketua yayasan itu akhirnya bekerja sama dengan cabang lembaga yang berada di bawah naungan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Tahun 1947 (Instituut voor Taal en Cultuur Onderzoek)
Dari masa ke masa, peristiwa bahasa dan kebudayaan Indonesia menarik perhatian para sarjana. Pada tahun 1947 Fakultas Sastra dan Filsafat yang pada saat itu berada di bawah naungan Departemen van Onderwijs, Kunsten en Wetenschappen (Kementerian Pengajaran, Kesenian, dan Ilmu Pengetahuan) meresmikan pembentukan suatu lembaga yang disebut Instituut voor Taal en Cultuur Onderzoek (ITCO) yang bertujuan menampung kegiatan ilmiah universitas, terutama dalam bidang bahasa dan kebudayaan.

Lembaga itu dipimpin oleh Prof. Dr. G.J. Held yang kemudian menjadi pemimpin umum. ITCO mempunyai tiga bagian, yaitu (1) Bagian Ilmu Kebudayaan, (2) Bagian Ilmu Bahasa dan Kesusastraan, dan (3) Bagian Leksikografi. Kegiatan yang dilakukan ITCO, selain penelitian bahasa dan kebudayaan, ialah penyalinan kembali naskah yang ditulis di daun lontar yang berasal dari Yayasan Kirtya Liefrinck van der Tuuk, naskah yang berasal dari Sono Budoyo, Yogyakarta,  dan naskah dari Yayasan Matthes, Makassar. Di samping itu, ITCO membuat film tentang tulisan sastra daerah, seperti tulisan Aceh, Batak Simalungun, Melayu, Makassar, dan Bugis. ITCO juga melakukan tukar-menukar film di Leiden, Pretoria, Kairo, dan New York. Kegiatan lain yang dilakukan ITCO ialah berusaha menarik perhatian para sarjana luar negeri untuk mengadakan penelitian ilmiah dan penerbitan tentang bahasa dan kebudayaan. Kegiatan itulah sebenarnya yang mengawali kegiatan kebahasaan dan kesusastraan yang dilakukan oleh lembaga bahasa yang tumbuh kemudian. Pada tahun 1952 ITCO digabung dengan Bagian Penyelidikan Bahasa, Balai Bahasa Yogyakarta, menjadi Lembaga Bahasa dan Budaya.

Tahun 1947 (Panitia Pekerja)
Pada tahun 1947 Mr. Soewandi selaku Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan menugasi R.T. Amin Singgih Tjitrosomo untuk menyiapkan pembentukan suatu lembaga negara yang menangani masalah pemeliharaan dan pembinaan bahasa Indonesia dan bahasa daerah. Namun, pembentukan tersebut belum dapat dilaksanakan karena pada saat itu para ahli dan sarjana bahasa banyak yang mengungsi ke luar kota Jakarta. Persiapan yang telah dilakukan baru sampai pada pembentukan Panitia Pekerja berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan Nomor 700/Bhg.A. tanggal 18 Juni 1974. Panitia Pekerja itu merupakan satu unit yang dikepalai oleh Mr. St. Takdir Alisjahbana dengan R.T. Amin Singgih Tjitrosomo sebagai sekretaris, dan dibantu oleh lima orang anggota, yaitu Adinegoro, W.J.S. Porwadarminta, Ks. St. Pamuntjak, R. Satjadibrata, dan R.T. Amin Singgih Tjitrosomo.

Tahun 1948 (Balai Bahasa)
Ketika terjadi pendudukan tentara Belanda, Panitia Pekerja di Jakarta belum berhasil membentuk suatu lembaga penelitian bahasa seperti yang diharapkan. Baru beberapa bulan setelah Pemerintah Republik Indonesia pindah ke Yogyakarta, Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan, Mr. Santoso, menugasi R.T. Amin Singgih Tjitrosomo untuk menyiapkan pembentukan lembaga bahasa secara lengkap. Beberapa bulan setelah itu, dibentuklah suatu lembaga otonom yang berada langsung di bawah Jawatan Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan. Lembaga tersebut bernama Balai Bahasa, yang diresmikan pada bulan Maret 1948 di Yogyakarta atas dasar Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan, Mr. Ali Sastroamidjojo, Nomor 1532/A tanggal 26 Februari 1948.

Pemimpin umum Balai Bahasa mula-mula adalah P.F. Dahler alias Amin Dahlan, kemudian R.T. Amin Singgih Tjitrosomo sebagai pejabat sementara. Karena P.F. Dahler meninggal dunia, selanjutnya pemimpin umum dipegang oleh Prof. Dr. Prijana. Adapun sekretaris Balai Bahasa adalah I.P. Simandjuntak. Balai Bahasa mempunyai empat seksi, yaitu (1) Seksi Bahasa Indonesia, (2) Seksi Bahasa Jawa, (3) Seksi Bahasa sunda, dan (4) Seksi Bahasa Madura. Tugas dan kegiatan Balai Bahasa ialah (1) meneliti bahasa Indonesia dan bahasa daerah, baik lisan maupun tulis, baik yang masih hidup maupun yang sudah tidak digunakan lagi, (2) memberi petunjuk dan pertimbangan tentang bahasa kepada masyarakat, dan (3) membina bahasa. Pada saat itu Balai Bahasa sudah mempunyai kantor cabang yang berkedudukan di Bukittinggi.

Tahun 1952 (Lembaga Bahasa dan Budaya)
Atas dasar Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tanggal 1 Agustus 1952, Balai Bahasa menjadi bagian Fakultas Sastra, Universitas Indonesia. Tugas Balai Bahasa itu dilaksanakan oleh Lembaga Bahasa dan Budaya, yang merupakan gabungan dari Lembaga Penyelidikan Bahasa dan Kebudayaan (ITCO) dan Bagian Penyelidikan Bahasa, Balai Bahasa, dan Jawatan Kebudayaan. Pimpinan Lembaga Bahasa dan Budaya ialah Prof. Dr. Prijana yang merangkap sebagai Dekan Fakultas Sastra Universitas Indonesia. Sejak tanggal 1 Mei 1957--karena beliau diangkat sebagai Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan--jabatan pimpinan Lembaga dipegang oleh Prof. Dr. P.A. Hoesein Djajadiningrat yang juga merangkap sebagai guru besar Fakultas Sastra Universitas Indonesia. Jabatan sekretaris umum dipegang oleh Darsan Martadarsana dan pada tahun 1956 digantikan oleh Sjair. Pada tahun 1958 Sjair, karena pensiun, diganti oleh Dra. Lukijati Gandasubrata. Lembaga Bahasa dan Budaya mempunyai struktur oraganisasi yang lebih baik daripada Balai Bahasa. Lembaga Bahasa dan Budaya mempunyai tujuh bagian dengan tiga cabang. Bagian tersebut ialah (1) Bagian Penyelidikan Bahasa dan Penyusunan Tata Bahasa, (2) Bagian Lesksikografi, (3) Bagian Penyelidikan Kebudayaan, (4) Bagian Komisi Istilah, (5) Bagian Penyelidikan Kesusastraan, (6) Bagian Perpustakaan, dan (7) Bagian Terjemahan.

Tahun 1959 (Lembaga Bahasa dan Kesusastraan)
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 69626/B/S, tanggal 1 Juni 1959, Lembaga Bahasa dan Budaya berganti nama menjadi Lembaga Bahasa dan Kesusastraan. Sejak itu lembaga tersebut beserta cabangnya terlepas dari Fakultas Sastra Universitas Indonesia dan langsung di bawah Departemen Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan. Bagian Bahasa, Jawatan Kebudayaan dilebur dan pegawainya masuk ke Lembaga Bahasa dan Kesusastraan. Demikian pula, sejak bulan Juni 1964, Urusan Pengajaran Bahasa Indonesia dan Daerah, Jawatan Pendidikan Umum,  dimasukkan ke dalam lembaga itu.

Pimpinan pertama Lembaga Bahasa dan Kesusastraan adalah Prof. P.A. Hoesein Djajadiningrat dan Sekretaris Umum Dra. Lukijati Gandasubrata. Pada tahun 1960 jabatan pimpinan umum dipegang oleh sekretaris umum karena pimpinan umum meninggal dunia. Pada tahun 1962 Dra. Lukijati Gandasubrata pindah ke Semarang. Pada tahun 1966, pimpinan Lembaga Bahasa dan Kesusastraan itu digantikan oleh Dra. S.W. Rudjiati Muljadi. Lembaga Bahasa dan Kesusastraan terdiri atas delapan urusan, yakni (1) Urusan Tata Bahasa, (2) Urusan Peristilahan, (3) Urusan Kesusastraan Indonesia Modern, (4) Urusan Kesusastraan Indonesia Lama, (5) Urusan Bahasa Daerah, (6) Urusan Perkamusan, (7) Urusan Dokumentasi, dan (8) Urusan Terjemahan.

Tahun 1966 (Direktorat Bahasa dan Kesusastraan)
Berdasarkan Surat Keputusan Presidium Kabinet Nomor 75/V/Kep/i/1966, tanggal 3 November 1966 Lembaga Bahasa dan Kesusastraan diubah namanya menjadi Direktorat Bahasa dan Kesusastraan di bawah pimpinan Dra. S.W. Rudjiati Muljadi.
Direktorat Bahasa dan Kesusastraan mempunyai bagian sebagai berikut:  (1) Dinas Bahasa Indonesia, (b) Dinas Kesusastraan Indonesia, (c) Dinas Bahasa dan Kesusastraan Daerah, (d) Dinas Bahasa dan Kesusastraan Asing, (e) Dinas Peristilahan dan Perkamusan, dan (f) Sekretariat.

Tahun 1969 (Lembaga Bahasa Nasional)
Atas dasar Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mashuri, S.H., Nomor 034/1969 Tahun 1969, mulai tanggal 24 Mei 1969 nama Direktorat Bahasa dan Kesusastraan diganti menjadi Lembaga Bahasa Nasional. Secara struktural, lembaga itu berada di bawah Direktorat Jenderal Kebudayaan, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Dra. S.W. Rujiati Mulyadi diangkat sebagai Kepala Lembaga Bahasa Nasional dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 035/1969. Namun, dari tanggal 1 Januari -- 31 Desember 1970  Kepala Lembaga Bahasa Nasional dijabat oleh Drs. Lukman Ali karena Dra. S.W. Rujiati Mulyadi bertugas di luar negeri (Leiden).

Lembaga Bahasa Nasional mempunyai tugas (1) membina dan mengembangkan bahasa Indonesia dan daerah dalam bidang tata bahasa, peristilahan, perkamusan, sastra, dialek, terjemahan, dan kepustakaan; (2) mengadakan penelitian setempat, seminar, simposium, dan musyawarah bersama-sama instansi lain dalam lingkungan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, badan, dan organisasi masyarakat, baik di dalam maupun di luar negeri; (3) memberikan bantuan, keterangan, pertimbangan, dan nasihat mengenai masalah bahasa dan sastra Indonesia dan daerah kepada instansi di lingkungan departemen, badan, organisasi masyarakat, atau perseorangan, baik di dalam maupun di luar negeri; (4) menyelenggarakan penerbitan dan penyebaran hasil penelitian untuk kepentingan pendidikan, pengajaran, dan kebudayaan pada khususnya, serta bangsa dan negara Indonesia pada umumnya; (5) menyelenggarakan ketatausahaan selengkapnya; serta (6) memberi saran dan pertimbangan kepada Direktur Jenderal Kebudayaan demi kesempurnaan tugas pokok.
Karena tugas pembinaan, penelitian, dan pengembangan bahasa dan sastra nasional semakin luas, dengan Surat Keputusan Nomor 038/1970, tanggal 1 Mei 1970, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, memutuskan pembentukan kembali cabang Lembaga Bahasa Nasional, yaitu Cabang I di Singaraja, Cabang II di Yogyakarta, dan Cabang III di Makassar.

Tahun 1974 (Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa)
Dalam rangka reorganisasi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, atas dasar Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 dan 45 Tahun 1974, Lembaga Bahasa Nasional diubah namanya menjadi Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor  079/O Tahun 1975, yang diubah dan disempurnakan dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 0222/O/ 1980, Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa ditetapkan sebagai pelaksana tugas di bidang penelitian dan pengembangan bahasa dan sastra yang berada langsung di bawah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa dipimpin oleh seorang kepala yang dalam melaksanakan tugas sehari-hari bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Kebudayaan. Sejak 1975 secara berturut-turut kepala Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa dijabat oleh Prof. Dr. Amran Halim (1975--1984), Prof. Dr. Anton M. Moeliono (1984--1989), Drs. Lukman Ali (1989--1991), dan Dr. Hasan Alwi (1991--2000). Dalam menyelenggarakan tugas di bidang penelitian dan pengembangan bahasa dan sastra, Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa mempunyai fungsi sebagai (1) perumus kebijakan Menteri dan kebijakan teknis di bidang penelitian dan pengembangan bahasa; (2) pelaksana penelitian dan pengembangan bahasa serta pembina unit pelaksana teknis penelitian bahasa di daerah; (3) pelaksana urusan tata usaha pusat.

Susunan organisasi Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, sebagai pelaksana tugas di bidang penelitian dan pengembangan bahasa dan sastra adalah sebagai berikut: (1) Bagian Tata Usaha, (2) Bidang Bahasa Indonesia dan Daerah, (3) Bidang Sastra Indonesia dan Daerah, (4) Bidang Perkamusan dan Peristilahan, dan (5) Bidang Pengembangan Bahasa dan Sastra. Dalam melaksanakan tugas itu, Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa--hingga tahun 1999--hanya didukung oleh 3 unit pelaksana teknis (UPT), yaitu (1) Balai Bahasa Yogyakarta, (2) Balai Bahasa Denpasar, dan (3) Balai Bahasa Ujungpandang.

Sejalan dengan semakin luas cakupan tugas Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 226/O/1999 tanggal 23 September 1999 dan Nomor 227/O/ 1999 tanggal 23 September 1999, Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa mendapat tambahan empat belas UPT. Keempat belas UPT itu ialah (1) Balai Bahasa Banda Aceh, (2) Balai Bahasa Medan, (3) Balai Bahasa Pekanbaru, (4) Balai Bahasa Padang, (5) Balai Bahasa Palembang, (6) Balai Bahasa Bandung, (7) Balai Bahasa Semarang, (8) Balai Bahasa Surabaya, (9) Balai Bahasa Banjarmasin, (10) Balai Bahasa Jayapura, (11) Kantor Bahasa Pontianak, (12) Kantor Bahasa Palangkaraya, (13) Kantor Bahasa Manado, dan (14) Kantor Bahasa Palu.

Tahun 2000 (Pusat Bahasa)
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 010/ MPN.A2/KP/2000 tanggal 25 Juli 2000, Dr. Hasan Alwi diberhentikan dengan hormat dari jabatannya sebagai Kepala Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa karena telah memasuki masa purnabakti dan diangkat sebagai Plh. Kepala Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Sejak saat itu, nama Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa menjadi Pusat Bahasa. Kemudian, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 11/MPN.A4/ KP/2001, Dr. Dendy Sugono diangkat sebagai Kepala Pusat Bahasa.

Setelah Dr. Dendy Sugono pensiun 1 Juni 2009, jabatan Kepala Pusat Bahasa sementara dijabat Agus Dharma, S.H., Ph.D. sebagai wakil sementara (Wks.) dan Dra. Yeyen Maryani, M.Hum. sebagai koordinator intern (korin). Pada tanggal 16 September 2010 Prof. Drs. Endang Aminuddin Aziz, M.A., Ph.D. diangkat sebagai Kepala Pusat Bahasa. Namun, tanggal 27 Desember 2010, Prof. Drs. Endang Aminuddin Aziz, M.A., Ph.D. mengundurkan diri dari jabatannya.

Tahun 2010 (Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa)
Pada tahun 2009 Pemerintah dan DPR RI periode 2004 - 2009 mengesahkan Undang-Undang Nomor 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara. Serta Lagu Kebangsaan. Dengan terbitnya Undang-Undang Nomor 24 tahun 2009 dan Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara, Pusat Bahasa berganti nama menjadi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dibawah Kementerian Pendidikan Nasional. Pusat Bahasa yang dulu secara organisasi berada di tingkat Eselon II kini setelah menjadi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa menjadi unit utama (Eselon I) di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Dengan mengacu Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 dan Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010, Agus Dharma, S.H., Ph.D. diangkat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dengan Sekretaris Badan Bahasa, Dra. Yeyen Maryani, M.Hum., Kepala Pusat Pengembangan dan Pelindungan, Prof. Dr. Cece Sobarna, dan Kepala Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan, Qudrat Wisnu Aji, S.E, M.Ed.

Pada tanggal 30 November 2011, Qudrat Wisnu Aji, S.E, M.Ed  menjadi  Kepala Biro Umum, Sekretariat Jenderal, Kemdikbud, dan digantikan oleh Drs. Muhadjir, M.A. sebagai  Kepala Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan. Prof Dr. Cece Sobarna sebagai Kepala Pusat Pengembangan dan Pelindungan digantikan oleh Dr. Sugiyono.

Karena Plt. Kepala Badan Bahasa pada bulan Desember 2011 memasuki masa purnabakti, berdasarkan Surat Perintah Mendikbud Nomor 327/MPN.A4/KP/2011, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dijabat oleh Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang membidangi kebudayaan, Prof. Ir. Wiendu Nuryanti, M.Arch. Ph.D., sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
Sejak tanggal 16 April 2012, Prof. Dr. Mahsun, M.S. ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, berdasarkan Surat Perintah Mendikbud Nomor 139/MPN.A4/KP/2012.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa mempunyai 1 Sekretariat Badan dengan 4 Kepala Bagian dan 12 Kepala SubBagian serta 2 Kepala Pusat dengan 6 Kepala Bidang dan 12 Kepala SubBidang. Di samping itu, Badan Bahasa memiliki 17 balai bahasa  dan  13  kantor bahasa.

Tugas dan Fungsi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan
Tugas
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa mempunyai tugas melaksanakan pengembangan, pembinaan, dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia.

Fungsi
Dalam melaksanakan tugas tersebut, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa menyelenggarakan fungsi
penyusunan kebijakan teknis, rencana, dan program pengembangan, pembinaan, dan pelindungan bahasa dan sastra;
pelaksanaan pengembangan, pembinaan,  dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia;
pemantauan, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan pengembangan, pembinaan, dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia, dan
pelaksanaan administrasi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Visi Misi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan
Visi:
Terwujudnya lembaga yang andal di bidang kebahasaan dan kesastraan dalam rangka mencerdaskan serta memperkukuh jati diri, karakter, dan martabat untuk memperkuat daya saing bangsa

Misi:
1. Mengembangkan dan melindungi bahasa dan sastra Indonesia
2. Meningkatkan mutu penelitian bahasa dan sastra Indonesia
3. Meningkatkan sikap positif masyarakat terhadap bahasa dan sastra
4. Meningkatkan mutu pelayanan informasi kebahasaan dan kesastraan
5. Meningkatkan mutu tenaga kebahasaan dan kesastraan
6. Meningkatkan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional
7. Mengembangkan kerja sama kebahasaan dan kesastraan
8. Mengembangkan pengelolaan organisasi dan kelembagaan

Monday, August 19, 2013

Kuliah Murah di Jakarta 2013-2014

Pilihan kuliah murah di Jakarta tahun 2013-2014 pilihan karyawan maupun siswa lulusan baru untuk wilayah Jakarta banyak yang menjatuhkan pilihannya kepada Perguruan Tinggi Pertiwi. Rata-rata dari mereka memilih Perguruan Tinggi ini karena biaya kuliahnya yang relatif terjangkau dengan kualitas yang baik.

Perguruan Tinggi ini menyediakan Pendidikan Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) dan Akademi Pariwisata (AKPAR).

Sampai saat ini, kelebihan dari Kampus Pertiwi yang paling menonjol memang dari segi biaya kuliah yang relatif terjangkau dengan sistem pembiayaan yang dapat diangsur, sehingga tidak terlalu memberatkan para mahasiswanya.

Walaupun dengan biaya kuliah yang dibilang murah, namun untuk kualitas layanan pendidikan kampus yang satu ini tidak diragukan lagi. Kampus ini telah memiliki pengalaman pendidikan yang dapat dibilang berpengalaman, sudah lebih dari 40 tahun Sekolah Tinggi yang bernaung di bawah Yayasan Pendidikan Pertiwi Global ini menjalankan kegiatan di bidang pendidikan..

Informasi lengkap mengenai Perguruan Tinggi ini, dapat di akses melalui website resminya yang beralamatkan di:

http://www.stba-pertiwi.ac.id | Sekolah Tinggi Bahasa Asing
http://www.stie-pertiwi.ac.id | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi
http://www.akpar-pertiwi.ac.id | Akademi Pariwisata

Saturday, August 17, 2013

Pendaftaran Kuliah Kelas Karyawan 2013-2014

Kampus Pertiwi membuka pendaftaran kuliah kelas karyawan untuk tahun akademik 2013-2014. Kuliah Terdekat adalah bulan September, namun setelah perkuliahan bulan tersebut kampus pertiwi selalu membuka pendaftaran mahasiswa baru kelas karyawan untuk gelombang selanjutnya.

Untuk Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi cabang terdekat kampus pertiwi, alamat dan no telepon dapat anda lihat di situs resminya berikut ini:

http://www.stba-pertiwi.ac.id
http://www.stie-pertiwi.ac.id
http://www.akpar-pertiwi.ac.id

Sekolah Bahasa Asing Ternama di Jakarta

Bingung mencari Sekolah Bashasa Asing yang terkenal di Jakarta? Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Pertiwi merupakan jawabannya. Sekolah Tinggi Bahasa Asing yang satu ini telah lebih dari 40 tahun berkecimpung dalam pendidikan bahasa asing.

Jika anda mengenal kursus Bahasa Inggris BBC-ETS, atau singkatannya Build Better Communication English Training Specialist dengan slogan "Make English Easy" Merupakan cikal bakal Perguruan Tinggi Ilmu Bahasa Asing Pertiwi.

Oleh karena itu, soal kualitas STBA Pertiwi sudah tidak diragukan lagi. Karena STBA Pertiwi sudah melulusan Sarjana maupun Diploma terampi di bidang bahasa asing, yang sudah teruji keprofesionalitasannya.

Karena di STBA Pertiwi, mahasiswanya tidak hanya sekedar belajar bahasa saja, melainkan diaplikasikan ke berbagai jenis industri atau usaha yang ada. Sehingga, lulusannya akan siap diterima dengan baik dalam dunia lapangan kerja.

untuk Informasi selengkapnya, dapat langsung mengunjungi cabang STBA Pertiwi terdekat atau jika ingin sekedar melihat, silahkan kunjungi official websitenya yang beralamatkan di :
http://www.stba-pertiwi.ac.id

Alamat Kampus STBA Pertiwi

Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Pertiwi, kini melebarkan sayap pendidikannya ke beberapa wilayah di daerah Bekasi, Depok dan Tangerang. Berikut ini adalah alamat cabang STBA Pertiwi:

Kampus Cililitan
Jl.Dewi Sartika Kav.2 - 3, Cililitan
Jakarta Timur
Telepon : +62(021) 8090474, 8015349

Kampus Bekasi
Jl. Ir.H. Juanda 133, Bekasi
Jawa Barat
Telepon : +62(021) 8802649
Fax : +62(021) 8808264

Kampus Tangerang
Jl. Beringin Raya 16, Perum Karawaci,
Tangerang, Banten
Tlp. 5511757

Kampus Depok
Jl. Raya Bahagia 3-4, Depok Timur
Tlp. 7703426

Asosiasi Hotel atau Lembaga Pariwisata

Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menjalin kerjasama dengan beberapa embaga maupun badan usaha baik swasta maupun perusahaan pemerintah. Selain itu Kementrian ini juga mnejalin kerjasama dengan beberapa industri kreatif, seperti desain grafis, perfilman, maupun periklanan.

Jika anda ingin mendapatkan daftar mengenai perusahaan yang memiliki kerja sama dengan kementrian pariwisata dan ekonomi kreatif, silahkan download disini.

Akademi Pariwisata Pertiwi Cililitan Jakarta Timur

AKPAR Pertiwi didirikan pada tahun 1999 oleh Yayasan Pendidikan Pertiwi Global (YPPG). Berlokasi di Jl. Dewi Sartika Kav 2-3 Ciilitan, Jakarta Timur. Masih satu gedung dengan Perguruan Tinggi Pertiwi lainnya, yang merupaam keluarga besar Perguruan Tinggi Pertiwi.

Walaupun usia AKPAR Pertiwi relatif masih muda namun telah menghasilkan lulusan yang cukup banyak dan selalu cepat bekerja tersebar di berbagai perusahaan swasta maupun instansi pemerintah. Dari data permintaan lulusan AKPAR Pertiwi  menunjukan bahwa lulusan AKPAR Pertiwi semuanya diserap di dunia kerja kurang dari satu tahun bahkan  lebih dari itu kami tidak bisa memenuhi permintaan dari para pengguna lulusan yang begitu banyak kepada AKPAR Pertiwi.

AKPAR Pertiwi kini telah merambah ke wilayah Bekasi dan Depok, untuk informasi pendaftaran dan informasi mengenai lokasi AKPAR Pertiwi terdekat, silahkan kunjungi website resmi Akademi Pariwisata Pertiwi\;

http://www.akpar-pertiwi.ac.id

Thursday, August 15, 2013

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi di Bekasi

Program Yang Diselenggarakan
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pertiwi menyelenggarakan program pendidikan dimulai dari program Diploma 3 (D3) hingga program Strata 1 (S1). Jurusan yang tersedia di STIE Pertiwi adalah jurusan Manajemen dan Akuntansi. Program Diploma 3 (D3) adalah jenis program vokasi dengan tujuan untuk menyiapkan SDM siap kerja di tingkat teknisi dengan program studi D3 Manajemen dan D3 Akuntansi. Program tingkat Strata 1 mempersiapkan SDM siap kerja di tingkat manajemen menengah dengan program studi S1 Manajemen dan S1 Akuntansi.

Program Diploma 3 Manajemen
Program Diploma 3 Manajemen bertujuan untuk mencetak sumber daya manusia profesional Diploma III (D3) Bidang Manajemen dengan sebutan profesional Ahli Madya (A,Md.) yang dipersiapkan untuk siap kerja dibidang manajemen, yang memiliki kemampuan dan ketrampilan rekayasa retail bisnis atau sales dan marketing, berakhlak mulia, efisien dan produktif.  Lama belajar + 3 tahun dengan jumlah sks yang harus diselesaikan sebanyak 110 SKS.

Program Diploma 3 Akuntansi
Program Diploma 3 Akuntansi bertujuan untuk mencetak sumber daya manusia profesional Diploma III (D3) Bidang Akuntansi dengan sebutan profesional Ahli Madya (A,Md.) yang dipersiapkan untuk siap kerja dibidang akuntansi, yang memiliki kemampuan dan ketrampilan teknisi akuntasi atau akuntansi perpajakan, berakhlak mulia, efisien dan produktif.  Lama belajar + 3 tahun dengan jumlah sks yang harus diselesaikan sebanyak 110 SKS.

Program Strata 1 Manajemen
Program Strata 1 Manajemen bertujuan untuk mencetak sumber daya manusia profesional Sarjana Bidang Manajemen dengan sebutan profesional Sarjana Ekonomi (SE) yang dipersiapkan untuk siap kerja dibidang manajemen, yang memiliki kemampuan dan ketrampilan selain manajemen umum juga terkonsentrasi di rekayasa manajemen SDM atau pemasaran, berakhlak mulia, efisien dan produktif.  Lama belajar + 4 tahun dengan jumlah sks yang harus diselesaikan sebanyak 147 SKS.

Program Strata 1 Akuntansi
Program Strata 1 Akuntansi bertujuan untuk mencetak sumber daya manusia profesional Sarjana Bidang Akuntansi dengan sebutan profesional Sarjana Ekonomi (SE) yang dipersiapkan untuk siap kerja dibidang akuntansi, yang memiliki kemampuan dan ketrampilan selain akuntansi juga proses auditing atau perpajakan, berakhlak mulia, efisien dan produktif.  Lama belajar + 4 tahun dengan jumlah sks yang harus diselesaikan sebanyak 147 SKS.

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pertiwi merupakan salah satu lembaga perguruan tinggi yang menyelenggarakan program pendidikan Ilmu Ekonomi di Bekasi. Kampus ini merupakan kampus pusat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi. Berlokasi di jantung kota Bekasi tepatnya di Jl. Ir H. Juanda No. 133-B (Telp. 8806249).

Untuk Pendaftarannya, silahkan datang langsung ke kampus STIE Bekasi, atau silahkan mengisi form pendaftaran online, melalui alamat link (url) berikut ini:

http://sisfo.pertiwigroup.com/index.php/pt/pendaftaran

Hati-Hati Ambil Kuliah Kelas Jauh

Hati-hati bila mengambil kuliah kelas jauh di Universitas, Perguruan Tinggi maupun Akademi yang membuka atau menerima mahasiswa kelas jauh, jika untuk memperoleh gelar saja memang tidak masalah, namun kalau untuk mengurusi untuk urusan pegawai negri, akan beda lagi ceritanya.

Dikutip dari Republika, Badan Kepegawaian Negara membatalkan kenaikan pangkat sembilan pegawai negeri sipil Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, yang mengunakan ijazah perguruan tinggi yang membuka kuliah kelas jauh.
"Ada sembilan pegawai negeri sipil (PNS) kita yang telah naik pangkat dari golongan II menjadi III a mengunakan ijazah kelas jauh tetapi dibatalkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN)," kata Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah Kabupaten Mukomuko, Ruslan, di Mukomuko, Senin.
Ruslan mengatakan hal itu menjawab permintaaan dari ratusan PNS alumni perguruan tinggi yang membuka kuliah kelas jauh di daerah itu. Ratusan PNS itu menuntut penyesuaian ijazah mereka.
Ruslan menyebutkan bahwa mayoritas PNS yang dibatalkan penyesuaian ijazah oleh BKN itu berasal dari golongan II.
BKN membatalkan kenaikan pangkat sembilan PNS itu karena ada aturan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) yang tidak memperbolehkan perguruan tinggi membuka kelas jauh.
Kendati demikian, pihaknya akan tetap memperjuangkan aspirasi dari ratusan PNS pemerintah setempat yang telah menyelesaikan jenjang pendidikan SI di perguruan tinggi yang membuka kuliah kelas jauh.
Untuk antisipasinya lebih baik kita mengambil kuliah kelas karyawan yang berlokasi di dekat tempat tinggal kita saja. Walaupun kita mnegambil di Universitas atau perguruan tinggi yang belum memiliki nama pamor, hal tersebut lebih baik ketimbang nantinya menjadi masalah yang lebih panjang jika kita mengambil kuliah kelas jauh.

Wednesday, August 14, 2013

Pendaftaran Kuliah Yang Dibuka dan Mulai Perkuliahan Bulan September 2013

Perguruan Tinggi Pertiwi | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi | Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Asing | Akademi Pariwisata.

Membuka pendaftaran setiap hari untuk perkuliahan kelas karyawan, kelas reguler, maupun kelas pindahan (transfer/konversi nilai) untuk bulan September tahun akademik 2013 - 2014.

Lokasi tempat pendaftarannya dililah pada cabang kampus pertiwi di alamat website berikut:

- STBA | http://stba-pertiwi.ac.id/en/kontak
- STIE  | http://stie-pertiwi.ac.id/index.php/kontak.html
- AKPAR | http://akpar-pertiwi.ac.id/index.php/kontak.html
atau dapat juga dilakukan di beberapa cabang kursus bahasa Inggris BBC-ETS, alamatnay antara lain:
http://bbc-ets.com/index.php?option=com_content&view=article&id=65&Itemid=211&lang=id

Solusi Kuliah Kelas Karyawan di Jakarta Yang Murah

Keinginan untuk memperoleh pendidikan lebih banyak dimiliki para karyawan yang memiliki rencana masa depan. Baik yang terkait dengan syarat pada tempat kerjanya, yang mensyaratkan jenjang pendidikan tinggi jika ingin menapaki jenjang karir, atau keinginan dari diri karyawan sendiri yang memiliki keahlian atau ilmu pengetahuan yang lebih agar dapat digunakan dikemudian hari.

Beberapa karyawan menganggap kuliah hanya untuk memperoleh gelar Sarjana saja, padahal jika kita mengamati lebih detail, perubahan pola pikir terjadi sangat jelas bagi mereka yang menjalankan kuliahnya dengan serius. Perkembangan dalam berfikir dan merencanakan masa depan terlihat sangat berbeda bagi mereka yang mengenyam pendidikan lebih tinggi.

Oleh karena itu, sangat penting bagi karyawan yang memiliki waktu luang dan biaya untuk melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi, apabila saat ini hanya lulusan sekolah menengah atas atau tingkatan lainnya yang sederajat.

Solusi menarik ditawarkan oleh Perguruan Tinggi Pertiwi yang memiliki Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Asing dan Akademi Pariwisata. Banyak berbagai kemudahan yang diberikan oleh kampus ini, bagi mereka mahasiswa kelas karyawan.

Kemudahan tersebut didapat mulai dari pembayaran perkuliahan yang masih fleksibel, tidak harus fix membayar semua biaya perkuliahaan di awal, selain itu waktu perkuliahaan bagi kelas karyawanpun sangat fleksibel. Sehingga, layaklah jika dikatakan bahwa kampus pertiwi merupakan solusi kelas karyawan yang murah dan berkualitas.

Kampus Pertiwi, Kuliah Murah Yang Membuka Pendaftaran Setiap Hari

Banyak beberapa kampus yang tersebar di wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi yang menawarkan program perkuliahan murah. Dengan banyak menyebar spanduk, baliho, poster dan berbagai macam alat promosi lainnya, sayangnya ketika kita mengunjungi kampusnya tak jarang banyak kampus yang tutup, terutama untuk kelas karyawan.

Banyak kampus yang tidak membuka kampus di hari sabtu dan minggu, atau jam operasional kerja para customer service, front officer, admin yang tidak sampai pada hari sabtu dan minggu. Padahal bagi para calon kelas karyawan, banyak diantara mereka yang hanya memiliki waktu senggang hanya hari Sabtu dan Minggu.

Berbeda dengan kampus pertiwi, tempat kuliah ini memiliki jam operasional karyawannya 7 hari seminggu, dengan jam operasional hingga jam 8 malam. Kampus yang masih keluarga besar pertiwi group ini memang ditunjang oleh tenaga kerja yang siap melayani para calon mahasiswanya.

Selain membuka pendaftaran setiap hari di cabang-cabang kampusnya, Perguruan Tinggi Pertiwi juga memiliki website resmi yang siap menerima pendaftaran online bagi calon mahasiswa yang ingin mendaftar atau mengisi formulir yang nantinya mereka urus kembali, setelah mereka memiliki waktu luang untuk datang ke cabang kampus terdekat.

Palayanan 24 jam sehari diberikan oleh kampus pertiwi, untuk memudahkan para calon mahasiswa barunya yang ingin memperoleh informasi yang terperinci dan jelas sebelum mereka melakukan pendaftaran. pelayanan full time ini ditunjang oleh sistem informasi online yang dikelola oleh tenaga ahli di bidang teknologi informasi yang dimiliki oleh pertiwi group.

Sunday, August 11, 2013

Kampus Pertiwi Kuliah Murah di Jakarta Timur

Kampus Pertiwi Jakarta Timur, Jl. Dewi Sartika Kav 2-3 Cililitan, dekat dengan Pusat Grosir Cililitan. Menyelenggarakan kulah murah yang berkualitas untuk program perkuliahan D1-D3-S1-S2. Tersedia pilihan Sekolah Tinggi Bahasa Asing, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi dan Akademi Pariwisata.

Informasi Selengkapnya dapat dilihat melaui situs resminya yang beralamatkan di :

Pilih jurusan sesuai yang kita inginkan.

Menginvestasikan Dana Pendidikan Untuk Kuliah

Apabila anda memiliki anak yang jangka waktu kuliahnya masih sekitar 9 tahun, dan anda dapat menyisihkan dana pendidikan untuk perkuliahan anak sebanyak Rp. 500rb /bulannya. Maka dana tersebut ada baiknya anda investasikan ke beberapa instrumen yang aman namun tetap menghasilkan.

Sekarang kita hitung untuk investasinya. Anda sekarang sudah mengetahui besarnya dana yang harus disiapkan kira-kira sebesar kurang lebih Rp. 120 juta dalam jangka waktu 9 tahun kedepan. Dengan jangka waktu yang masuk dalam jangka menengah panjang ini, cukup banyak pilihan investasinya. Salah satunya adalah dengan menggunakan sarana investasi reksadana. Apa itu reksadana?

Reksadana adalah sebuah sarana investasi berjamaah dimana dana tersebut akan dikelola secara profesional oleh Manajer Investasi kedalam berbagai bentuk instrumen investasi antara lain saham, deposito, obligasi dan valuta asing. Dengan reksadana ini diharapkan hasil investasi yang diperoleh lebih optimal daripada kita hanya mengandalkan bunga/bagi hasil dari bank. Reksadana pun banyak jenisnya, salah satunya adalah reksadana berjenis campuran.

Dengan asumsi hasil investasi sebesar 20-25 persen yang diberikan apabila Anda berinvestasi di reksadana campuran dan besaran dana yang dapat disisihkan sebesar Rp 500 ribu setiap bulannya, maka besar kemungkinan ketersediaan dana untuk pendidikan anak Anda untuk masuk perguruan tinggi dapat terpenuhi. Beda misalnya apabila Anda hanya investasikan ke dalam bentuk deposito atau mungkin tabungan saja. Karena pihak perbankan hanya dapat memberikan hasil investasi kurang lebih sebesar 6-7 persen saja, belum lagi dipotong pajak 20 persen. Dengan besaran investasi tersebut, sangat bisa dipastikan Anda tidak dapat memenuhi nilai dana yang dibutuhkan pada saat masuk kuliah nanti.

Saya simpulkan, untuk mengetahui cukup tidaknya investasi yang Anda lakukan ada beberapa langkah yang perlu Anda lakukan. Pertama, buatlah perhitungan besaran dana yang diperlukan untuk masuk sekolah pada saat ini. Untuk mengetahui berapa nilainya dimasa datang, cara mudahnya adalah dengan asumsi kenaikan biaya sekolah 10 persen, maka setiap 7 tahun mengalami kenaikan sebesar 2 kalinya dari nilai sekarang. Kedua, pilihlah produk investasi yang sesuai yang dapat memberikan hasil sesuai dengan profil risiko yang dimiliki. Dan terakhir, lakukan evaluasi setiap tahunnya dengan memantau berapa besarnya dana yang sudah terkumpul dan sesuaikan dengan biaya sekolah pada saat itu.

Mempersiapan Keuangan Untuk Perkuliahan Masa Depan

Menurut Ligwina Hananto MBA, konsultan keuangan Quantum Magna Financial, biaya pendidikan rata-rata naik sekitar 20% per tahun. Belum lagi laju inflasi di Indonesia. .Inflasi untuk sekolah swasta di Indonesia sekitar 20% per tahun, dan 15% per tahun untuk universitas di Indonesia.

Bukan karena besar kecil nya penghasilan seseorang bisa menjadi kaya, tapi oleh karena seberapa besar orang tersebut mau berkorban, dalam hal ini berinvestasi, untuk masa depannya. Walaupun Anda katakan bahwa penghasilan yang diterima sedang-sedang saja, namun Anda bisa rutin menyisihkan sebesar Rp 500 ribu perbulan adalah suatu hal yang luar biasa.

Saat ini anak Anda usianya 9 tahun. Berarti Anda memiliki waktu 9 tahun lagi untuk mempersiapkan dana pendidikan kelak masuk Perguruan Tinggi. Untuk tahu cukup atau tidaknya tergantung dari 2 hal, yaitu  pilihan universitas dan jurusan yang diinginkan dan juga pilihan investasinya. Sekarang saya akan kasih ilustrasi sederhana saja. Katakanlah Anda memilih Universitas swasta di Jakarta yang saat ini biaya kuliahnya yang terdiri dari uang masuk dan juga biaya semesteran hingga lulus sebesar Rp 50 juta. Dengan asumsi kenaikan biaya pendidikan pertahunnya 10 persen, maka besarnya biaya yang perlu dipersiapkan ketika anak Anda masuk kuliah 9 tahun yang akan datang kurang lebih sekitar Rp 120 jutaan atau sekitar 2,5 kali nya dari biaya pendidikan sekarang.

Kabar Baik dari Perguruan Tinggi Pertiwi, Perkuliahaan untuk STIE dan STBA Pertiwi bila di hitung-hitung biayanya hanya Rp. 300 Ribu-an Per-bulan.

Kuliah Kelas Karyawan di Tangerang

Kampus pertiwi kini menyelenggarakan perkuliahan kelas karyawan di Tangerang. Dengan pengalaman lebih ari 32 tahun di bidang pendidikan Pertiwi Group yang telah menyelenggarakan program pendidikan Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) dan Akademi Pariwisata (AKPAR) yang berlokasi di wilayah Jakarta Timur, Bekasi, dan wilayah sekitarnya.

Kini Selain di cabang Cililitan, Bekasi dan Sekitarnya Perguruan Tinggi Pertiwi juga hadir di wilayah Tangerang dan Depok. edua Cabang Perguruan Tinggi Pertiwi ini diharapkan dapat membantu masyarakat kelas menengah kebawah dan para pekerja yang ingin melanjutkan studi pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi dengan biaya yang cukut terjangkau.

Untuk Perkuliahan Kelas Karyawan Perguruan Tinggi Pertiwi di Wilayah Tangerang, Berlokasi di:
Jl. Beringin Raya 16, Perum Karawaci.

Untuk Informasi Lebih Lanjut, silahkan menghubungi Sekretariat Kampus Pertiwi Tangerang, di no Telp: 021-5511757

Saturday, August 10, 2013

Kampus Murah di Tangerang


Tahun 2013 ini warga tangerang yang ingin melanjutkan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi, namun hanya memiliki budget yang minim bisa merasa bahagia. Kampus Pertiwi khususnya STBA dan STIE Pertiwi hadir di Kota Tangerang yang lokasinya beralamatkan di Jl. Beringin Raya 16, Perum Karawaci.

Kampus Pertiwi di Tangerang memang terbilang baru. Oleh karena itu perlu penyampaian informasi yang massive kepada masyarakat Tangerang mengenai Kampus Pertiwi itu sendiri. Memang gedung yang di Tangerang ini merupakan Gedung keluarga Pertiwi Group juga, Yaitu Kursus Bahasa Inggris BBC-ETS, kursus ini memang sudah terkenal cukup lama di wilayah Tangerang.

Masyarakat luas mesti tahu kalau kampus pertiwi bukan merupakan kampus kemarin sore, yang lalu ikut-ikut hadir di kota Tangerang untuk meramaikan penyelenggaraan pendidikan tinggi di kota tersebut. 

Kampus Pertiwi telah memiliki beberapa cabang di wilayah Jakarta, Bekasi, Cikarang, Karawang, dan yang baru di buka adalah wilayah Tangerang dan Depok.

Informasi lengkap mengenai Perguruan Tinggi Pertiwi dapat anda peroleh melalui www.pertiwi.ac.id, www.stba-pertiwi.ac.id, www.stie-pertiwi.ac.id dan www.akpar-pertiwi.ac.id

Hampir keseluruhan informasi dapat anda peroleh dari sana, dengan domain website berakhiran dot AC.ID merupakan bukti bahwa lembaga ini merupakan sebuah lembaga pendidikan resmi, karena untuk mengurus nama domain website dengan akhiran dot AC.ID diperlukan surat-surat penting akta izin penyelenggaraan pendidikan.

Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran silahkan datang langsung ke Kampus Pertiwi Cabang Tangerang "Kampus Murah di Tangerang" Jl. Beringin Raya 16, Perum Karawaci, Tlp. 5511757

Kuliah Sabtu Minggu di Jakarta

Cari Kuliah Sabtu Minggu di Jakarta ? Cari perkuliahan kelas karyawan yangwaktunya fleksibel juga?
Kampus Pertiwi Jakarta yang berlokasi di Jl. Dewi Sartika Cililitan, Jakarta Timur dekat dengan pusat grosir cililitan (PGC) memberikan solusi bagi anda yang inign berkuliah di hari Sabtu dan Minggu.

Perguruan Tinggi Pertiwi tak hanya menyelenggarakan perkuliahaan sabtu minggu saja. Program perkuliahan yang diselenggarakan memang untuk kelas reguler dan kelas karyawan. Namun, untuk kelas karyawan ada beberapa pilihan waktu, antara lain: perkuliahan malam intensive mengikuti kuliah reguler, dan kelas Sabtu Minggu.

Bagi yang ingin memiliki waktu luang di hari Sabtu dan Minggu dapat memilih perkuliahan malam yang waktu hari pelaksanaannya sama dengan kelas reguler, bedanya dengan kelas reguler adalah jika kelas reguler diselenggarakan pada pagi hari, sedangkan kelas karyawan malam diselenggarakan pada malam harinya.

Namun, bagi yang merasa lelah untuk menjalani kelas intensif malam, dapat mengambil kelas Sabtu Minggu, perkuliahan full dilakukan di hari Jum'at, Sabtu, dan Minggu saja.

Sekolah Tinggi Bahasa Asing Murah dan Berkualitas di Jakarta

Semakin datarnya dunia atau semakin menggolbalnya sebuah negara. Batas-batas wilayah kini menjadi samar, pada saat ini kita seperti melihat sebuah perkampungan global di sebuah planet yang bernama Bumi.

Dengan terjadinya fenomena tersebut, tak bisa dipungkiri, kemajuan zaman semakin menuntut semua sektor kehidupan untuk bisa terhubung satu sama lain. Dan tentu saja untuk berkomunikasi dengan yang lain, Anda membutuhkan bahasa. Bahasa Inggris menjadi bahasa pergaulan dunia. Boleh saja bagi Anda menguasai berbagai bahasa asing, namun sepertinya Bahasa Inggris wajib masuk dalam daftar bahasa yang Anda kuasai.

Bagi anda yang sedang mencari informasi mengenai Universitas atau Perguruan Tinggi yang memiliki Jurusan Bahasa Asing di Jakarta, Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Pertiwi memberikan solusi yang terbaik dalam menempuh jenjang pendidikan tinggi anda dengan memilih jurusan Bahasa Inggris maupun Sastra Inggris.
Gedung STBA Pertiwi Ciilitan, Jakarta Timur
STBA Pertiwi sudah terkenal dengan biaya kuliahnya yang sangat terjangkau. Namun, apakah dengan biaya yang terlihat murah tersebut STBA pertiwi memberikan perkuliahan dengan apa adanya? 

Mari kita lihat bersama siapa dibalik STBA Pertiwi khususnya, dan siapa lembaga dibalik Perguruan Tinggi Pertiwi Tersebut. 

Pertiwi Group merupakan lembaga dibalik Perguruan Tinggi ini, Melalui Yayasan Pendidikan Pertiwi Global yang telah berpengalaman lebih dari 32 tahun mengelola berbagai program pendidikan, antara lain yang terkenal dan mungkin pendidikan non-formal ini berlokasi di dekat rumah anda ialah pendidikan non-formal seperti kursus bahasa Inggris dengan nama BBC ETS (Build Better Communication – English Training Specialist).

Dengan pengalamannya tersebutlah maka Yayasan Pendidikan Pertiwi Global juga menyelenggarakan pendidikan program pendidikan tinggi yang terdiri dari STBA (Sekolah Tinggi Bahasa Asing), STIE (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi) dan AKPAR (Akademi Pariwisata) Pertiwi.

Jadi, Sekolah Tinggi Bahasa Asing Pertiwi bukanlah lembaga pendidikan Bahasa Asing yang baru berdiri kemarin sore. Tidak ada perkuliahan yang dilakukan seadanya oleh lembaga pendidikan ini, sangat berbeda dengan lembaga Sekolah Tinggi Bahasa Asing yang baru muncul kemarin sore, atau malah yang kadang muncul dan kadang tenggelam.

Lihat aktivitas kampus pertiwi di facebook fans page resminya:

Dan untuk informasi penerimaan mahasiswa baru, dapat anda lihat di website resmi STBA Pertiwi:

Friday, August 9, 2013

Universitas Yang Murah dan Berkualitas di Jakarta

Sebelum kita mencari Universitas yang murah dan berkualitas di Jakarta, ada baiknya kita memahami terlebih dahulu, mengenai perbedaan antara: Universitas, Sekolah Tinggi, Akademi, Politeknik, dan Institut.

Perbedaan tersebut dapat kita pahami dengan membaca peraturan pemerintah no. 60 tahun 1999, yang isinya antara lain sebagai berikut:
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 60 TAHUN 1999
TENTANG
PENDIDIKAN TINGGI

Pasal 6
(1) Satuan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan tinggi disebut perguruan tinggi, yang dapat berbentuk akademi, politeknik, sekolah tinggi, institut atau universitas.
(2) Akademi menyelenggarakan program pendidikan profesional dalam satu cabang atau sebagian cabang ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau kesenian tertentu.
(3) Politeknik menyelenggarakan program pendidikan profesional dalam sejumlah bidang pengetahuan khusus.
(4) Sekolah tinggi menyelenggarakan program pendidikan akademik dan/atau profesional dalam lingkup satu disiplin ilmu tertentu.
(5) Institut menyelenggarakan program pendidikan akademik dan/ atau profesional dalam sekelompok disiplin ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian yang sejenis.
(6) Universitas menyelenggarakan program pendidikan akademik dan/atau profesional dalam sejumlah disiplin ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian tertentu.

Pada penjelasannya diinformasikan bahwa Sekolah tinggi menyelenggarakan program pendidikan akademik dan/atau profesional dalam lingkup satu disiplin ilmu tertentu. Sedangakan perbedaannya dengan Universitas adalah, Universitas memiliki 4 atau lebih Sekolah Tinggi atau dalam pelaksanaannya dalam universitas akan disebut sebagai Fakultas.

Jadi, Sekolah Tinggi serupa dengan Fakultas pada Universitas. Sekolah Tinggi belum menjadi Universitas karena biasaanya pihak yayasan atau pengelola perguruan tinggi belum memiliki kebutuhan untuk mengelola Perguruan Tingginya untuk dijadikan Universitas yang harus memiliki 4 atau lebih Fakultas.

Nah, oleh karena itu dalam pencarian universitas yang murah dan berkualitas sebenarnya tidak terbatas pada sebuah Universitas saja, melainkan mencakup kepada Sekolah Tinggi, akademi, Politeknik, maupun Institut.

Contohnya: Jika anda ingin memcari Fakultas Pariwisata yang ada di Jakarta, tentunya akan sulit untuk menemukan Fakultas tersebut dari sekian banyaknya Universitas yang ada di Jakarta. Namun, Jurusan Tersebut dapat anda temukan pada akademi-akademi pariwisata dan perhotelan yang ada di Jakarta, sebagai contoh Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi misalnya.

Akademi Pariwisata Pertiwi menyelenggarakan pendidikan mengenai dunia Pariwisata dan Perhotelan karena sesuai dengan peraturan pemerintah di atas "Akademi menyelenggarakan program pendidikan profesional dalam satu cabang atau sebagian cabang ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau kesenian tertentu." Mengapa di Universitas sulit ditemukan Jurusan ini? karena kebanyakan Universitas hanya menyelenggarakan Pendidikan Akademik saja, berbeda dengan akademi yang lebih mengarah kepada pendidikan Profesional dibidang yang ditekuninya.

Kesimpulannya adalah, temukan dahulu minat anda, studi apa yang akan anda ambil dalam menempuh jenjang perguruan tinggi, setelah itu baru cari Universitas, Akademi, Sekolah Tinggi, Maupun Institut yang memiliki jurusan yang sesuai dengan apa yang anda inginkan. Setelah menemukan beberapa pilihan, barulah kita sesuaikan yang terbaik dan dengan harga yang terjangkau tentunya. Semoga bermanfaat.

Kuliah Ekonomi Murah di Jakarta

Bagi masyarakat kelas menengah ke bawah, biaya pendidikan yang tinggi masih menjadi penghalang untuk melanjutkan jenjang pendidikannya ke perguruan tinggi. Banyak diantara mereka yang akhirnya bimbang, ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi atau bekerja terlebih dahulu.

Perguruan Tinggi Pertiwi yang terkenal dengan penyelenggaraan perkuliahan dengan biaya yang cukup terjangkau bagi kalangan menengah ke bawah, dengan metode perkuliahaan yang tetap berkualitas dan mudah dipahami oleh mahasiswa, memberikan solusi jitu bagi mereka yang ingin melanjutkan jenjang pendidikannya ke level perguruan tinggi, hingga mendapatkan gelar Sarjana (S1).

Sekolah Tinggi Ilmu Ekoomi (STIE) Pertiwi, embarikan jawaban yang konkrit dan tuntas atas permasalahan biaya perkuliahaan yang rata-rata menjulang tinggi, hingga sulit untuk dijangkau oleh masyarakat kalangan menengah ke bawah.

Hanya dengan menyisihkan uang kurang lebih Rp. 300.000 /per bulan, anda sudah dapat mengambil perkuliahan Ekonomi di STIE Pertiwi. Biaya awal masuknya pun masih sangat terjangkau. Kabar yang sangat menggembirakannya biaya awal masuk Perguruan Tinggi ini dapat diangsur alias dapat dicicil.

Selain itu, STIE Pertiwi juga telah memiliki cabang yang telah tersebar di wilayah JABODETABEK, sehingga kita dapat memilih tempat kuliah yang terdekat dengan lokasi tempat tinggal. Perguruan Tinggi ini juga menyediakan perkuliahan reguler dan kelas karyawan, dengan perkuliahan kelas karyawan yang fleksibel tentunya, antara lain: kelas sabtu minggu atau kelas hari biasa namun perkuliahaannya dialakukan intensif pada malam hari.

Untuk informasi lengkap mengenai pendaftaran, silahkan kunjungi website resmi STIE Pertiwi yang beralatkan di: http://www.stie-pertiwi.ac.id

Biaya Kuliah Tahun 2013 di STIE Pertiwi

Berikut ini adalah informasi mengenai Biaya Kuliah Tahun 2013 di STIE Pertiwi. Biaya kuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi dengan harga yang terjangkau, namun dengan kualitas dan layanan yang prima terhadap para mahasiswanya dari tim Perguruan Tinggi Pertiwi. Adapun Rincian Biayanya, adalah sebagai berikut:

BIAYA KULIAH KELAS REGULER KAMPUS BEKASI DAN CILILITAN

BIAYA KULIAH KELAS REGULER KAMPUS CIKARANG DAN TANGERANG

BIAYA KULIAH KELAS KARYAWAN KAMPUS BEKASI, CILILITAN DAN CIKARANG

Dalam perincian biaya di atas, kita melihat perbedaan antara kelas karyawan dan kelas reguler. Hal ini memang lumrah, karena perkuliahan kelas karyawan dilakukan pada waktu yang berbeda dibandingkan dengan kelas reguler yang penyelenggaraan perkuliahaannya dilakukan pada waktu pagi hari.

Untuk keterangan perincian biayanya adalah sebagai berikut:
  1. Biaya Pendaftaran dibayarkan hanya saat pertama kali mendaftar
  2. Biaya Perkuliahan Per Semester dibayarkan setiap semester
  3. Biaya Pengembangan Prasarana dibayar hanya sekali dalam masa kuliah
  4. Biaya Almamater PKM dan BLT dibayar hanya sekali dalam masa kuliah
Untuk Pembayaran biaya perkuliahan pertama dapat diangsur, pembayaran kuliah selanjutnya jika dibagi dengan 6 bulan, per bulannya hanya sekitar 300-ribuan saja.

Informasi Selengkapnya mengenai Lokasi Pendaftaran dapat dilihat melalui:

Perkuliahan terdekat akan dilakukan pada akhir bulan Agustus/awal september, setelah itu tunggu gelombang selanjutnya. Segera daftarkan diri anda....!!!

Wednesday, August 7, 2013